Ketika impian tak sama dengan kenyataan.
kalimat itu, sering sekali membuat kita menjadi yah sedikit galau mungkin. putus asa. putus harapan. seakan dunia runtuh . ah lebay -_-
Namun itu semua jangan dijadikan sebagai alasan buat kamu gak ada kuasa untuk bangkit lagi. itu nol besar. seharusnya, kita dengan lapang dada memahami mengapa itu terjadi kepada kita. Introspeksi diri bro.
Ingat, roda terus berputar. Siapa tahu sekarang kalian sedang berada di bawah. Tapi, yakinlah, dengan semangat dan tekad yang tinggi, pasti menjadi diatas bukanlah suatu impian belaka.
Kalau kau tahu, setiap daun yang gugur itu telah dituliskan oleh Nya. Begitu pula kegagalanmu. Namun jangan khawatir, bahwa IA tidak akan membuat hambaNya sengsara. Jadi, tetaplah positif thingking bahwa ini adalah rencana terindahNya. Skenario terindah yang ada dalam alam semesta ini.
Keep fighting ! tetap lakukan yang terbaik dan jangan takabur. terus berdo'a kepadaNya :)
Senin, 21 Oktober 2013
Jumat, 02 Agustus 2013
Resensi Buku
Hei hei....., buat pelajar atau siapa sajaa, nisa mau share tentang bikin resensi buku. Ini ada contoh bikin resensi buku. Resensi ini aku bikin waktu kelas 3 SMA. Semoga bisa jadi referensi :)
Menjadi Generasi
Muda yang Mampu Mengubah Dunia
Judul :
Change Now ! Jurus Duahsyat Muslim
Huebat !
Penulis :
Rahman Hanifan
Penerbit : Book Magz
Tebal :
212 halaman
Terbit :
Oktober
Hidup
adalah sebuah perjalanan panjang yang tak menentu. Penuh dengan lika-liku, dan berbeda antara orang
yang satu dengan yang lainnya. Mungkin dalam hidup ini, kita sering melakukan
berbagai aktivitas tanpa mengetahui dengan jelas apa yang sesungguhnya ingin diraih.
Dengan kata lain, kadang kita melupakan tujuan utama dari aktivitas tersebut
dan akhirnya tidak dapat maksimal dalam memperoleh hasil dari sesuatu yang
telah dilakukan. Oleh karena itu, dibutuhkan adanya kiat-kiat tersendiri agar dapat memaksimalkan apa yang ingin digapai
dalam hidup ini.
Dalam buku karangan Rahman
Hanifan, yang berjudul Change Now ! Jurus Duahsyat Muslim Huebat !,
banyak membicarakan tentang pesan-pesan moral yang dapat langsung dipraktikkan.
Buku tersebut terdiri atas empat bab pembahasan. Setiap bab tersebut dijabarkan
menjadi beberapa subbab. Masing-masing subbab dibahas secara detail dan sangat
menarik. Dalam penulisan buku tersebut, ada korelasi antara bab satu dan
bab-bab berikutnya. Buku ini merupakan buku keempat yang dihasilkannya setelah
sebelumnya ia menulis buku non fiksi yang berjudul Hidup Kaya Raya Mati Masuk Surga , The Power of Smile ,dan Kekayaan
Hati : Jadikan Hidup Anda Lebih Bermakna. Buku keempat karya pemuda
kelahiran Magelang ini, mengupas mengenai cara-cara agar kita sebagai manusia mampu
mengubah diri supaya mencapai kehidupan yang luar biasa.
Dalam buku setebal 212
halaman ini, penulis mengilustrasikan perubahan seperti film Power Rangers.
Power Rangers berubah wujud ketika ia menghadapi monster jahat yang menganggu
kedamaian dunia. Dengan perubahan mereka, monster jahat dapat dikalahkan
sehingga terciptalah kehidupan yang aman dan damai. Apakah Anda juga ingin
seperti Power Rangers yang dapat menciptakan kedamaian dengan perubahan yang
mereka lakukan ? Jawabannya pastilah ya. Karena setiap manusia pasti ingin hidup
sukses dan sejahtera.
Kamis, 01 Agustus 2013
Cerpen : Hidup Terus Berjalan Bersamamu Maupun Tanpamu
Kyaaaaa, ini cerpenku jaman kapan yaaaa, udah lamaaaaa banget, kayanya waktu SMP deh, bahasanya masih sedikit alay dan geje, hahhaa biarin deh , selamat membacaa :D
cekidot........................
HIDUP TERUS
BERJALAN
BERSAMAMU MAUPUN TANPAMU
by : Annisa' Amalia
Kricik…kricik… terdengar suara
gemericik alunan air di kolam renang yang terletak di belakang rumah, yang
sedang dimainkan oleh kaki seorang gadis. Gadis berambut lurus panjang berwarna
hitam legam, yang berlesung pipit di pipi kirinya itu kerap disapa Kiara. Dia
anak bungsu dari tiga bersaudara. Kedua kakaknya laki-laki, jadi, tak heran
jikalau dia pasti sangat disayangi dan dilindungi.
“Dik…kamu di mana?” Suara itu
memecahkan lamunan Kiara. Ya, itu suara Kak Bintang. Salah seorang kakaknya
yang paling dekat dengan Kiara.
“ Iya kak ! Adik masih mainan air di kolam !”teriaknya.
“Itu Revan datang. Sudah nunggu dari tadi.”
“Dia disuruh ke sini aja Kak !”
Revan adalah teman dekat Kiara sejak usia empat tahun hingga saat ini.
Kalau ditanya soal hubungan mereka, pasti jawabannya adalah lebih dari sahabat
bahkan lebih dari pacar. Nantinya kalau sudah dewasa, orang tua mereka berniat
untukmenjodohkan mereka. Mereka sangat dekat dan saling mengerti satu sama
lain.
“Hai Ra…jadi nemenin aku nggak?”ucap
Revan seraya menepuk pundak Kiara.
“Haah…memangnya kamu mau kemana ?”
“Yee…udah nenek-nenek nih, pelupa
benget sih !”ledek Revan.
“Uups…aduh,
maaf banget ya Rey. Aku benar-benar lupa. Iya,aku mau nemenin kamu kok, tapi,
sebentar ya, aku ganti beju dulu ,”bergegas menuju kamarnya.
Beberapa saat kemudian, Kiara
selesai berganti pakaian. Lalu,ia langsung menemui Revan yang kiranya sudah
lama menunggu dirinya di ruang tamu. Setelah itu, mereka meminta izin kepada
orang tua Kiara untuk pergi jalan-jalan, dan langsung menuju ke halaman rumah
bersiap untuk segera meninggalkan rumah.
Sesampainya di tempat perbelanjaan,
mereka berdia langsung menuju ke toko sepatu. Ya, Revan hendak membeli sepatu
untuk dipakai pada tahun ajaran baru nanti. Akhirnya,ia mendapat sepatu yang
telah diidam-idamkan sejak dulu.
Seperti biasanya, mereka tidak
langsung pulang ke rumah setelah mendapatkan barang yang dibutuhkan. Mereka
berjalan-jalan tukmelepas kepenatan. Tiba-tiba,mata Kiara terpusat pada sebuah
benda yang unikmenurut pandangannya, lalu merekamenghampiri ke took aksesoris
itu untuk membeli benda itu.
“Rey…lihat
deh cincin ini. Lucu ya?”seru Kiara dengan mata berbinar-binar seolah ingin
sekali memiliki benda itu.
“Kamu
mau? Ambil aja. Tuh ada yang kembar. Aku juga kepengin beli nih !”
“Wah
! Beneran? Kalau begitu,kita kembaran yuk. Buat tanda persahabatan kita. Aku
nggak bakalan nglepas cincin ini deh !”hatinya berbunga-bunga.
“He’eh
! Ide bagus ! Aku juga nggak bakalan nglepas cincin ini, kecuali kalua memang
hilang. Hehehe…”ledek Revan.
“Idih…kamu
tuh..ya harus tetap dijaga dong !” seru Kiara.
Matahari sudah mulai menghilang
ditelan langit. Rasa lapar pun menghampiri perut keduanya. Merekamemutuskan
untuk makan terlebih dahulu. Namun, tiba-tiba, badan Revan seperti hampir
terjatuh. Matanya berkunang-kunang.
“Aduh Ra ! Kepala aku sakit banget
,”suara Revan patah-patah.
“Hah
! Kamu kenapa Rey ? Kita pulang aja yuk. Daripada kamu sakit. Nanti biar aku
yang nyetir mobilnya,”sambil menuntun Revan ke parkiran.
Dalam perjalanan pulang, rasa takut
dan panik menghampiri otak Kiara. Ia takkuasa melihat sahabat kecilnya yang
takberdaya menahan rasa sakit. Sesampainya di rumah, mama Revan juga langsung
panik melihat anak kesayangannya pucat. Taklamasetelah itu, dokter datang untuk
memeriksa keadaan Revan. Setelah Revan berhasil diatasi,Kiara pulang ke rumah
dengan berjalan kaki. Kebetulan rumah mereka satu kompleks.
***
Nugget Tempe
Dewasa
ini, sering kita jumpai berbagai masalah penyakit yang mematikan akibat
mengkomsumsi makanan yang tidak sehat. Banyak orang yang menyesal dengan pola
hidupnya ketika mereka sudah menderita penyakit tertentu.
Selasa, 30 Juli 2013
My fairy tale
Yepp, ini salah satu koleksi fairy tale ku. Aku buat waktu mau ujian telling story kelas 3 SMA. Semoga menginspirasi :) kopi boleh, sertakan sumbernya yaaa :) Cekidooooootttt
THE BEAUTIFUL GOWN
This is story of The Bear
Princess named Princess Nirmala. She would celebrate her birthday. She only
wanted a gown which was in her dream for her birthday present.
The tailor of the kingdom had made many beautiful gowns.
But, Princess Nirmala didn’t like it. The tailor was afraid if The King became
angry to him. He promised, he would make the gown which Nirmala wanted.
In the mean time, in small
house in the village, there lived a girl with her step mother, named Bibi. One
day, she cried in the middle of a thick
forest. She had pursued by her step mother.
“My God, I want a happiness
like when my father and mother still live,” Bibi cried.
Suddenly..(
Cring..cring..cring..) “Who are you ?”, Bibi
surprised.
The Fairy replied, “Don’t be afraid.
I come here to answer your pray. It’s time for me to help you.”
“What do you mean ?” Bibi
confused.
“Now, you go to the castle
bringing this box and give this box to the princess. I hope it can help you,”
said The Fairy.
Little thing about friendship
Kyaaaa, ini blog baru ku.
Sebenarnya udah pengen banget
bikin blog dari dulu, tapi ya baru kesampaian ini nih. Suka nulis-nulis geje,
daripada gak ada manfaatnya mending aku share aja ya disini. Sapa tau bisa
nambah pengetahuan kita. Atau bisa jadi referensi gitu dehh.
Hmm, pertama aku pengen banget
cerita tentang temen-temenku.
Aku bisa jadi jadi salah satu
orang yang beruntung karena bisa dipertemukan anak-anak koplak yang sejenis
sama aku. Loohh, emang gitu takdirnya, kita bakal dikumpulin sama orang-orang
yang tabiatnya hampir sama dengan kita, *nah lo, K
Ni temen-temeku pas jaman kelas 1
SMA di SMA N 1 Pekalongan. Sedikit cerita yak, dulu tepatnya empat tahun lalu
aku sekolah disitu tuh. Dan aku nempatin kelas paling terpencil di bangunan sekolah
itu. Bisa dibayangkan berada jauh dari keramaian. Berasa orang udik deh
beneran. Tapi no problemoooo, itu semua bisa digantikan dengan keberadaan
teman-teman yang sangat super.
Nama kelas kami WARSSO , sedikit ndeso, skepanjangannya Warga Rahat Sepuluh Songo. Tampaknya agak mekso, ben lah yaa… Yaaah setahun dengan Warsso kudu pisah ketika pembagian kelas sebelas. Sedih , pasti dong, tapi mau gimana lagi, masa kagak naik kelas, itu lebih dari sekedar menyedihkan :D
Foto pertama kita saat MOS :D
Nama kelas kami WARSSO , sedikit ndeso, skepanjangannya Warga Rahat Sepuluh Songo. Tampaknya agak mekso, ben lah yaa… Yaaah setahun dengan Warsso kudu pisah ketika pembagian kelas sebelas. Sedih , pasti dong, tapi mau gimana lagi, masa kagak naik kelas, itu lebih dari sekedar menyedihkan :D
Jeng jeeeeeng, sekarang ceerita
kelas dua dan tiga SMA.
Langganan:
Postingan (Atom)
