Senin, 21 Oktober 2013

Ketika Mimpi Tak Sama dengan Kenyataan

Ketika impian tak sama dengan kenyataan.
kalimat itu, sering sekali membuat kita menjadi yah sedikit galau mungkin. putus asa. putus harapan. seakan dunia runtuh . ah lebay -_-

Namun itu semua jangan dijadikan sebagai alasan buat kamu gak ada kuasa untuk bangkit lagi. itu nol besar. seharusnya, kita dengan lapang dada memahami mengapa itu terjadi kepada kita. Introspeksi diri bro.
Ingat, roda terus berputar. Siapa tahu sekarang kalian sedang berada di bawah. Tapi, yakinlah, dengan semangat dan tekad yang tinggi, pasti menjadi diatas bukanlah suatu impian belaka.

Kalau kau tahu, setiap daun yang gugur itu telah dituliskan oleh Nya. Begitu pula kegagalanmu. Namun jangan khawatir, bahwa IA tidak akan membuat hambaNya sengsara. Jadi, tetaplah positif thingking bahwa ini adalah rencana terindahNya. Skenario terindah yang ada dalam alam semesta ini.

Keep fighting ! tetap lakukan yang terbaik dan jangan takabur. terus berdo'a kepadaNya :)

Jumat, 02 Agustus 2013

Resensi Buku

Hei hei....., buat pelajar atau siapa sajaa, nisa mau share tentang bikin resensi buku. Ini ada contoh bikin resensi buku. Resensi ini aku bikin waktu kelas 3 SMA. Semoga bisa jadi referensi :)


Menjadi Generasi Muda yang Mampu Mengubah Dunia

Ÿ  Judul               : Change Now ! Jurus Duahsyat Muslim Huebat !
Ÿ  Penulis             : Rahman Hanifan
Ÿ  Penerbit           : Book Magz
Ÿ  Tebal               : 212 halaman
Ÿ  Terbit               : Oktober

  
         Hidup adalah sebuah perjalanan panjang yang tak menentu. Penuh dengan lika-liku, dan berbeda antara orang yang satu dengan yang lainnya. Mungkin dalam hidup ini, kita sering melakukan berbagai aktivitas tanpa mengetahui dengan jelas apa yang sesungguhnya ingin diraih. Dengan kata lain, kadang kita melupakan tujuan utama dari aktivitas tersebut dan akhirnya tidak dapat maksimal dalam memperoleh hasil dari sesuatu yang telah dilakukan. Oleh karena itu, dibutuhkan adanya kiat-kiat tersendiri agar  dapat memaksimalkan apa yang ingin digapai dalam hidup ini.
         Dalam buku karangan Rahman Hanifan, yang berjudul  Change Now ! Jurus Duahsyat Muslim Huebat !, banyak membicarakan tentang pesan-pesan moral yang dapat langsung dipraktikkan. Buku tersebut terdiri atas empat bab pembahasan. Setiap bab tersebut dijabarkan menjadi beberapa subbab. Masing-masing subbab dibahas secara detail dan sangat menarik. Dalam penulisan buku tersebut, ada korelasi antara bab satu dan bab-bab berikutnya. Buku ini merupakan buku keempat yang dihasilkannya setelah sebelumnya ia menulis buku non fiksi yang berjudul Hidup Kaya Raya Mati Masuk Surga , The Power of Smile  ,dan  Kekayaan Hati : Jadikan Hidup Anda Lebih Bermakna. Buku keempat karya pemuda kelahiran Magelang ini, mengupas mengenai cara-cara agar kita sebagai manusia mampu mengubah diri supaya mencapai kehidupan yang luar biasa.
         Dalam buku setebal 212 halaman ini, penulis mengilustrasikan perubahan seperti film Power Rangers. Power Rangers berubah wujud ketika ia menghadapi monster jahat yang menganggu kedamaian dunia. Dengan perubahan mereka, monster jahat dapat dikalahkan sehingga terciptalah kehidupan yang aman dan damai. Apakah Anda juga ingin seperti Power Rangers yang dapat menciptakan kedamaian dengan perubahan yang mereka lakukan ? Jawabannya pastilah ya. Karena setiap manusia pasti ingin hidup sukses dan sejahtera.

Kamis, 01 Agustus 2013

Cerpen : Hidup Terus Berjalan Bersamamu Maupun Tanpamu

Kyaaaaa, ini cerpenku jaman kapan yaaaa, udah lamaaaaa banget, kayanya waktu SMP deh, bahasanya masih sedikit alay dan geje, hahhaa biarin deh , selamat membacaa :D
cekidot........................

HIDUP TERUS BERJALAN
 BERSAMAMU MAUPUN TANPAMU
by : Annisa' Amalia

Kricik…kricik… terdengar suara gemericik alunan air di kolam renang yang terletak di belakang rumah, yang sedang dimainkan oleh kaki seorang gadis. Gadis berambut lurus panjang berwarna hitam legam, yang berlesung pipit di pipi kirinya itu kerap disapa Kiara. Dia anak bungsu dari tiga bersaudara. Kedua kakaknya laki-laki, jadi, tak heran jikalau dia pasti sangat disayangi dan dilindungi.
            “Dik…kamu di mana?” Suara itu memecahkan lamunan Kiara. Ya, itu suara Kak Bintang. Salah seorang kakaknya yang paling dekat dengan Kiara.
“ Iya kak ! Adik masih mainan air di kolam !”teriaknya.
“Itu Revan datang. Sudah nunggu dari tadi.”
“Dia disuruh ke sini aja Kak !”
Revan adalah teman dekat Kiara sejak usia empat tahun hingga saat ini. Kalau ditanya soal hubungan mereka, pasti jawabannya adalah lebih dari sahabat bahkan lebih dari pacar. Nantinya kalau sudah dewasa, orang tua mereka berniat untukmenjodohkan mereka. Mereka sangat dekat dan saling mengerti satu sama lain.
            “Hai Ra…jadi nemenin aku nggak?”ucap Revan seraya menepuk pundak Kiara.
            “Haah…memangnya kamu mau kemana ?”
            “Yee…udah nenek-nenek nih, pelupa benget sih !”ledek Revan.
            “Uups…aduh, maaf banget ya Rey. Aku benar-benar lupa. Iya,aku mau nemenin kamu kok, tapi, sebentar ya, aku ganti beju dulu ,”bergegas menuju kamarnya.
Beberapa saat kemudian, Kiara selesai berganti pakaian. Lalu,ia langsung menemui Revan yang kiranya sudah lama menunggu dirinya di ruang tamu. Setelah itu, mereka meminta izin kepada orang tua Kiara untuk pergi jalan-jalan, dan langsung menuju ke halaman rumah bersiap untuk segera meninggalkan rumah.
            Sesampainya di tempat perbelanjaan, mereka berdia langsung menuju ke toko sepatu. Ya, Revan hendak membeli sepatu untuk dipakai pada tahun ajaran baru nanti. Akhirnya,ia mendapat sepatu yang telah diidam-idamkan sejak dulu.
            Seperti biasanya, mereka tidak langsung pulang ke rumah setelah mendapatkan barang yang dibutuhkan. Mereka berjalan-jalan tukmelepas kepenatan. Tiba-tiba,mata Kiara terpusat pada sebuah benda yang unikmenurut pandangannya, lalu merekamenghampiri ke took aksesoris itu untuk membeli benda itu.
            “Rey…lihat deh cincin ini. Lucu ya?”seru Kiara dengan mata berbinar-binar seolah ingin sekali memiliki benda itu.
            “Kamu mau? Ambil aja. Tuh ada yang kembar. Aku juga kepengin beli nih !”
            “Wah ! Beneran? Kalau begitu,kita kembaran yuk. Buat tanda persahabatan kita. Aku nggak bakalan nglepas cincin ini deh !”hatinya berbunga-bunga.
            “He’eh ! Ide bagus ! Aku juga nggak bakalan nglepas cincin ini, kecuali kalua memang hilang. Hehehe…”ledek Revan.
            “Idih…kamu tuh..ya harus tetap dijaga dong !” seru Kiara.
Matahari sudah mulai menghilang ditelan langit. Rasa lapar pun menghampiri perut keduanya. Merekamemutuskan untuk makan terlebih dahulu. Namun, tiba-tiba, badan Revan seperti hampir terjatuh. Matanya berkunang-kunang.
            “Aduh Ra ! Kepala aku sakit banget ,”suara Revan patah-patah.
            “Hah ! Kamu kenapa Rey ? Kita pulang aja yuk. Daripada kamu sakit. Nanti biar aku yang nyetir mobilnya,”sambil menuntun Revan ke parkiran.
            Dalam perjalanan pulang, rasa takut dan panik menghampiri otak Kiara. Ia takkuasa melihat sahabat kecilnya yang takberdaya menahan rasa sakit. Sesampainya di rumah, mama Revan juga langsung panik melihat anak kesayangannya pucat. Taklamasetelah itu, dokter datang untuk memeriksa keadaan Revan. Setelah Revan berhasil diatasi,Kiara pulang ke rumah dengan berjalan kaki. Kebetulan rumah mereka satu kompleks.

***

Nugget Tempe

Dewasa ini, sering kita jumpai berbagai masalah penyakit yang mematikan akibat mengkomsumsi makanan yang tidak sehat. Banyak orang yang menyesal dengan pola hidupnya ketika mereka sudah menderita penyakit tertentu.

Selasa, 30 Juli 2013

My fairy tale

Yepp, ini salah satu koleksi fairy tale ku. Aku buat waktu mau ujian telling story kelas 3 SMA. Semoga menginspirasi :) kopi boleh, sertakan sumbernya yaaa :) Cekidooooootttt 

THE BEAUTIFUL GOWN

This is story of The Bear Princess named Princess Nirmala. She would celebrate her birthday. She only wanted a gown which was in her dream for her birthday present.
The tailor of  the kingdom had made many beautiful gowns. But, Princess Nirmala didn’t like it. The tailor was afraid if The King became angry to him. He promised, he would make the gown which Nirmala wanted.
In the mean time, in small house in the village, there lived a girl with her step mother, named Bibi. One day, she cried in the middle of  a thick forest. She had pursued by her step mother.
“My God, I want a happiness like when my father and mother still live,” Bibi cried.
Suddenly..( Cring..cring..cring..) “Who are you ?”, Bibi  surprised.
The Fairy replied, “Don’t be afraid. I come here to answer your pray. It’s time for me to help you.”
“What do you mean ?” Bibi confused.
“Now, you go to the castle bringing this box and give this box to the princess. I hope it can help you,” said The Fairy.

Little thing about friendship

Kyaaaa, ini blog baru ku.
Sebenarnya udah pengen banget bikin blog dari dulu, tapi ya baru kesampaian ini nih. Suka nulis-nulis geje, daripada gak ada manfaatnya mending aku share aja ya disini. Sapa tau bisa nambah pengetahuan kita. Atau bisa jadi referensi gitu dehh.

Hmm, pertama aku pengen banget cerita tentang temen-temenku.
Aku bisa jadi jadi salah satu orang yang beruntung karena bisa dipertemukan anak-anak koplak yang sejenis sama aku. Loohh, emang gitu takdirnya, kita bakal dikumpulin sama orang-orang yang tabiatnya hampir sama dengan kita, *nah lo, K

Ni temen-temeku pas jaman kelas 1 SMA di SMA N 1 Pekalongan. Sedikit cerita yak, dulu tepatnya empat tahun lalu aku sekolah disitu tuh. Dan aku nempatin kelas paling terpencil di bangunan sekolah itu. Bisa dibayangkan berada jauh dari keramaian. Berasa orang udik deh beneran. Tapi no problemoooo, itu semua bisa digantikan dengan keberadaan teman-teman yang sangat super.
Foto pertama kita saat MOS :D

Nama kelas kami WARSSO , sedikit ndeso, skepanjangannya Warga Rahat Sepuluh Songo. Tampaknya agak mekso, ben lah yaa… Yaaah setahun dengan Warsso kudu pisah ketika pembagian kelas sebelas. Sedih , pasti dong, tapi mau gimana lagi, masa kagak naik kelas, itu lebih dari sekedar menyedihkan :D

Jeng jeeeeeng, sekarang ceerita kelas dua dan tiga SMA.