Udah lama vakum dan tadaaaa... aku kembali nulis nih.
Kali ini mau bahas tentang cita cita. Kenapa mau bahas cita-cita? yep, alasannya sekarang lagi jaman ribet-ribetnya nentuin PTN mana, mau masuk mana, jurusan apa, dan bla bla blaaaaa (itu topik harian yang aku denger dari adekku kelas 3 SMA yang bikin bosen kalo dengerinnya -___-) .
Ya, siapa sih di dunia ini yang gak punya cita-cita? Tanya coba sama ortumu, adek, kakak, tetangga, guru, de es be, semuanya punya cita-cita. Contohnya aku pingin jadi dokter, jadi tentara, pingin kaya, pingin mobil bagus, pingin haji, pingin keluar negeri, pingin ini pingin itu dan pingin semuanyaaaa >,<.
Cita-cita jangan sampai hanya sekedar cita-cita lho ya. Aku pernah dapet kuliah mekanika dengan dosen yang super duper inspiratif sekali.
Beliau menyatakan "ya kalian dari dulu sudah didoktrin dengan kata-kata gantungkan cita-citamu setinggi langit, tapi kamu karus punya gantungannya supaya bisa tergantung/tercapai cita-citamu" (intinya gitu, dengan editan seperlunya hihihi).
Yang ingin aku bagikan disini, berbasis pada pernyataan bapak dosen itu, ya memang kita boleh bahkan wajib kudu harus memiliki impian untuk tetap semangat menjalani hidup. Namun, tidak serta merta kita hanya cukum memilikinya tanpa berbuat apa-apa untuk menunggu datangnya cita-cita kita. Kita bukan hidup di negeri dongeng atau di dunia doraemon yang segala sesuatunya bisa diselesaikan dengan instan. segalanya di dunia ini butuh proses. Proses untuk mencapai cita-cita itu yang nantinya akan berkesan sebagai cerita dibalik kesuksesan kita dalam menggapai impian kita.
Apa yang kau lakukan jika cita-citamu tak tercapai? ya memang segala rencana tidak semulus lantai licin dengan koefisien gesekan kinetik besar *lhhohh apa ini*. hmm, ya intinya dalam hidup pasti ada rintangannya, ketika cita-cita ini belum tercapai, lantas jangan langsung kaya di tivi/sinetron-sinetron yang lebay itu, langsung seperti tidak punya masa depan. ITU SALAH BESAR. harusnya kita punya stok cita-cita yang banyak, ketika gagal di satu, maka kita masih punya dua, tiga, empat, lima dan seterusnya. TETAP SEMANGAT UNTUK MENCAPAI CITA-CITAMU. Belajar yang rajin supaya segala yang kau impikan bisa terwujud. Itu salah satu cara untuk membuat GANTUNGANNYA :D
Ohya, inget dengan kata-kata "Ridha Allah adalah ridha orang tua". Nah yang satu ini nih, jangan lupa meminta restu pada kedua orang tua kita ya, karena segala sesuatunya percuma saja jika kedua orangtua kita tidak merestuinya :)
Pesen aja buat adek-adek yang galau mau masuk jurusan apa, PTN mana, dan de es be.
#Pertama, tanyakan pada diri sendiri, kenali diri sendiri, letak kelebihan, kekurangan, dan jiwa mu itu di mana.
#Kedua, tentukan jurusan sesuai hatimu, bukan karena paksaan, ikut-ikutan atau sejenisnya.
#Ketiga, konsultasikan jurusan yang kamu inginkan dengan orang-orang terdekat, misalnya orangtua, kita harus mendapat izin dan restunya. Jika kurang disetujui, maka kalian dengan halus menanyakan apa penyebabnya,. Jika sekiranya penyebabnya kurang masuk akal, kamu bisa sedikit merayu tentunya jangan memaksakan jika beliau benar-benar tidak mengizinkan. ingat "Ridha Allah adalah ridha orang tua" :)
#Keempat, ketika jurusan sudah fix, maka menentukan PTN mana yang akan menjadi tempat kau menuntut ilmu. Langkah awal adalah melihat akreditasi jurusan yang kau inginkan pada PTN itu, jangan melihat gengsi PTN nya. Itu perlu, tetapi, lebih utama jika kita melihat jurusannya dahulu. :)
Okee, semoga bermanfaat dan jangan menggalau lagi. Semangat untuk terus meraih cita-cita !!! :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar